<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000</id><updated>2011-12-27T03:29:06.715-08:00</updated><title type='text'>.</title><subtitle type='html'>.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-2853183122747079106</id><published>2010-10-08T05:17:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T05:23:25.500-07:00</updated><title type='text'>Akulah Sanguinis</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selama ini saya menjalani hidupku dengan cara yang normal.. walaupun  mungkin sepertinya setiap orang memang menganggap dirinya normal bahkan  orang gila sekalipun. Tapi yang saya maksudkan dengan normal yaitu  seseorang yang selalu menjadi diri sendiri. Tidak pernah memaksakan diri  untuk menirukan si A yang memang kaya, si B yang pandai cari muka, atau  si C yang mudah bergaul karena gayanya. Kecuali terkadang saya  menirukan beberapa dari mereka dengan tujuan membuat sedikit lelucon  untuk teman-temanku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Saya tidak mengingkari kalau saya memiliki banyak teman. Namun, teman sangat berbeda dengan &lt;strong&gt;kenalan&lt;/strong&gt;.  Bedanya dapat anda buktikan ketika anda berjalan-jalan di tempat  keramaian dan tiba-tiba berpapasan dengan seseorang. Jika orang itu  hanya senyum atau hanya "&lt;em&gt;say hai&lt;/em&gt;" kepada anda, itu artinya dia adalah kenalan anda. Sedangkan jika orang itu sedikit &lt;em&gt;chit chat&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;  kepada anda tentang bagaimana kabar anda atau keluarga anda, maka ia  adalah seorang teman. Tapi tidak usah cemas, banyaknya kenalan atau  teman sudah membuktikan bahwa anda adalah seorang yang bisa diterima  dilingkungan anda.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Suatu kali saya membuka salah satu blog  yang isinya tentang "4 Tipe Dasar Manusia", dan dari situ saya baru  menyadari bahwa diri saya adalah seorang &lt;strong&gt;Sanguinis&lt;/strong&gt;.  Sambil membaca artikelnya, saya mencoba flashback dan mengingat-ingat  kejadian yang membenarkan bahwa saya adalah seseorang yang tergolong  dalam tipe itu. Dalam artikel itu disebutkan bahwa seorang sangunis  sangat pandai dalam berbicara. Ya, saya pernah menjadi seorang penyiar,  MC, marketing, sampai SPB (Special Promotion Boy) yang senjata utamanya  adalah berbicara pada publik. Saya juga pernah menanyakan kepada  beberapa orang, yaitu alasan mengapa mereka betah berlama-lama berbicara  denganku. Alasannya sama, saya orang yang asik diajak bertukar pikiran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Mungkin  sampai paragraf ini anda akan berfikir bahwa saya adalah seseorang yang  narsis. Tapi itulah yang dikatakan dalam artikel tersebut. Sanguinis  adalah seseorang yang gemar membanggakan dirinya sendiri, cukup populer,  dan butuh sanjungan dan pujian. Sulit untuk mengatakan tidak pada  kalimat tersebut. Tapi fakta yang ada memang sangat benar.. haha..  Untungnya saya selalu mengingat pepatah "di atas langit masih ada  langit", masih banyak sanguinis-sanguinis yang lain dan tentunya lebih  hebat dariku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Dalam 1 lingkup pergaulan, hanya ada boleh 1 sanguinis. Mengapa? Alasannya seperti ini :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sanguinis  adalah orang yang populer. Dan orang yang sangat takut kehilangan  kepopuleran. Jika 1 lingkup ada 2 sanguinis, maka akan timbul persaingan  yang berusaha menonjolkan diri sendiri dari saingannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sanguinis  gemar memimpin, memerintahkan sesuatu yang gila tapi ia juga terjun ke  dalamnya. Jika ada 2 sanguinis, maka akan ada 2 pendapat gila.  Beruntunglah jika ada salah satunya yang mau mengalah tanpa memasang  wajah sok ceria.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hal di atas memang terbukti benar. Semasa  zaman SMA dulu, saya memiliki beberapa sahabat. 2 diantaranya adalah  seorang sanguinis, termasuk saya di dalamnya. Seringkali kami beradu  mulut tentang ke mana kami harus liburan akhir pekan, tema seragam yang  harus kami kenakan, film yang harus kami tonton, bahkan di mana kami  harus makan dan duduk.. Tapi beruntunglah temanku yang bertipe  phlegmatis selalu menemukan jalan tengah untuk kami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapi  akhirnya kami cek cok yang membuat mulutnya melontarkan kalimat "kau  mantan temanku". Hah.. 2 orang sanguin bertengkar, tentunya ego yang  akan bermain di dalamnya (curhat time). Awalnya teman-temanku berada di  pihakku, namun satu persatu pergi kepada beliau. Yah, mungkin ego ku  yang terlalu tinggi. But, who's care?? I'm sanguinis.. very easy to get  friends like them.. but get a friend who is able to accept completely is  very difficult. Untungnya teman-temanku sekarang ini tidak melihat saya  dari sisi yang patut dibanggakan dari diriku (memangnya ada?? haha)  tapi mereka melihat kekuranganku dan menjadikannya sempurna dengan  adanya mereka..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; so, are you sanguinis too? LOL&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;dejavu&lt;/span&gt;, itu adalah anugerah &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;Tuhan&lt;/span&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-2853183122747079106?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/2853183122747079106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=2853183122747079106' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/2853183122747079106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/2853183122747079106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2010/10/selama-ini-saya-menjalani-hidupku.html' title='Akulah Sanguinis'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-5949569251019147220</id><published>2010-10-08T05:04:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T05:18:32.470-07:00</updated><title type='text'>Mahalnya menjadi "Eksis"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Karena sebuah insiden yang tidak penting-penitng amat, saya dan seorang  teman saya akhirnya menemukan sebuah hambatan menuju tempat nongkrong.  Yah, untuk kesekian kalinya ban motor saya bocor, dan lagi lagi saya  harus mengeluarkan beberapa puluh ribu untuk itu. Walaupun waktu itu  teman saya berbaik hati menawarkan uangnya untuk mengganti ban saya  dengan ban baru, namun tetap saja saya merasa tidak rela kalau uangnya  keluar sebanyak itu hanya untuk saya. Dia memang cukup mampu, bahkan  lebih dari cukup menurutku. Namun, tetap saja tak ikhlas duitnya dia  kocek segampang itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sementara motorku di utak-atik oleh sang ahli, saya dan temanku duduk berdua di pinggir jalan &lt;s&gt;sambil menjajakkan diri&lt;/s&gt; dengan wajah ngantuk, bosan, dan lapar. Kalian bisa mengimajnasikan betapa menderitanya wajah kami waktu itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Ar, pinjem BB lu dong..", tanya saya ke arah temanku&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Mo apa?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Mo buka FB doang, sekalian up date status menderitanya gw malam ini"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dengan cermat ku mainkan gadget yang menjadi primadona sekarang ini. Dan belum sampai 5 menit, sudah ku kembalikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Lho..?? sudah dhy??", tanya temanku&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Sudah, ngapain lama-lama? cuma mo update status aja kan?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tanpa sadar ternyata saya bertindak seolah-olah pamer di depan umum, bahwa "SEKARANG SAYA SUDAH ADA BB LHO.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;* * * * *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sesampai di rumah, saya kembali mengecek account FB ku, dan ada beberapa  notification berupa pesan wall dan comment status. Setelah membukanya  dengan fikiran "Siapa lagi ini yang mau paci'dakika.. atau sok-sok  care..", ternyata isinya semua hampir sama. Teman-temanku yang  menggunakan BB meminta nomer pin BB ku. Dalam benakku berfikir kembali, &lt;u&gt;wah, temen-temenku banyak yang care ternyata dan masih mau berkomunikasi dengan saya&lt;/u&gt;.  Saya kemudian membalas pesan mereka bahwasanya yang saya pakai itu  cumanalah BB pinjaman. Namun balasan berikutnya tak kunjung tiba dari  mereka. Saya begitu mengharapkan jika mereka memang ingin berkomunikasi  dengan saya, seharusnya mereka meminta nomer HP saya saja. Mengapa harus  pin BB??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dari sini saya menyimpulkan, kalau zaman sekarang tuh zaman edan.  Orang-orang hanya mau bergaul dengan sesamanya saja, atau mungkin hanya  sekedar ikut-ikutan, atau takut tidak bergaul karena tidak memiliki  benda yang pada umumnya orang &lt;b&gt;mampu&lt;/b&gt; miliki??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pernah suatu waktu saya iseng bertanya kepada teman saya yang kemana-mana seolah-olah membawa karung yang penuh dengan kerikil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Apami itu isi tasmu ces??"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Liat mako sendiri"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemudian saya kembali bertanya dengan dia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Photografer profesional mako sekarang??"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Ndakji.. iseng-isengji biasa foto.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Edit foto pake apa?? Photoshop CS 3 ato 4?"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Photoscape"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Hmmm???", dahiku mengernyit "Hari ini emang banyak tugas??"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Ndakji, liburka malahan.. Aduh.. manami tadi itu modemku", sambil memeriksa isi tasnya dan mencari di sela-sela laptop.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Kalau OL ko, biasa apa ko buka??"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"FB ji, atau twitter, atau youtube, ayo foto dulu, baru saya tag kan ko sekarang.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Sebentpi deh.. btw, sapa-sapami itu orang di BB messangermu? banyaknya saya lihat?"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Ndak tau, merekaji yang addka.. kebanyakan orang dari luar sih juga"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Kenapa mereka bisa tau pin BB mu??"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Karena ada di profile FB ku"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Hehhh????"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;AKhirnya saya menutup percakapan itu dengan muka heran dan penuh dengan  tanda tanya. Temanku yang satu ini, kemana-mana membawa kamera, laptop,  modem, BB, tujuannya cuma 1 ternyata, mau eksis di dunia maya. Haduh  haduh.. miris sepertinya, tapi selama dia tidak merepotkanku, tentu saja  tidak masalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yang menjadi sangat miris dalam kondisi gadget sekarang ini adalah,  banyak yang membelinya namun tidak digunakan semaksimal mungkin  sebagaimana dengan fungsinya. Bayangkan saja, temanku bahkan pernah  bertanya kepada saya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Dhy, download aplikasi BB di mana yah??"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebelum saya menjawabnya, saya tertawa terpingkal-pingkal dulu, trus  menjawab,"Gunakan laptop, modem, om google", hal sesimple itu saja  bahkan harus dia tanyakan. Padahal dia mempunyai semuanya lebih dahulu  sebelum saya. Namun mengapa ia tak tahu?? &lt;s&gt;karena ia tempe&lt;/s&gt; Ya  itulah, dia hanya ikut-ikutan dengan teman sepergaulannya. Mungkin  temannya memang butuh gadget tersebut karena pekerjaan yang menuntutnya,  tapi dia tidak mau kalah saing, makanya dia juga membeli hal yang sama.  Tapi selama dia mampu, itu tidak masalah baginya, terlebih lagi bagiku.  Tapi, jangan sampai dimulutnya keluar kalimat seperti temanku ini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Aduh adhy.. ko tau, sebulan saya harus bayar ini uang  modemku 200rb, trus langganan BB ku juga, belum lagi beli pulsaka.. deh  banyaknya pengeluaranku bulan ini.."&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nah loh, yang memaksa anda untuk eksis di dunia maya siapa??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yah, kalau menurut saya sih, kalian boleh ikutin saranku atau gak itu  gak masalah. Jika kalian ingin mencari teman sejati, jangan mulai  perkenalan anda dengan pin BB, atau FB, atau &lt;u&gt;follower&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apakah teman yang selalu membawakan anda minuman ke rumah anda adalah  teman sejati? jelas saja bukan. Apakah teman sejati anda adalah  seseorang yang ketika anda telepon untuk menceritakan masalah, dia akan  mencari-cari alasan untuk menyudahi pecakapan anda?? Hahaha, kasihan  kalau begitu. Teman sejati itu akan selalu setia dan tenang mendengarkan  keluhan anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untuk eksis, tidak harus memiliki banyak teman-teman yang hanya ada saat  senang. Untuk memiliki teman yang banyak tidak perlu gadget mewah untuk  mengumpan mereka datang bergaul kepada kita. namun cukup 1, sebuah  senyuman hangat.. :)  anda. Teman  sejati itu ada bukan pada saat kita senang atau kondisi kita sama-sama  enak, tapi pada saat kita butuh dan kekurangan, dia akan ada.. itulah  teman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/user/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;dejavu&lt;/span&gt;, itu adalah anugerah&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-5949569251019147220?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/5949569251019147220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=5949569251019147220' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/5949569251019147220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/5949569251019147220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2010/10/mahalnya-menjadi-eksis.html' title='Mahalnya menjadi &quot;Eksis&quot;'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-7736811981985120435</id><published>2010-04-30T06:07:00.000-07:00</published><updated>2010-04-30T06:09:29.563-07:00</updated><title type='text'>Logam Dua Sisi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kehidupan dan masalah bagaikan dua sisi logam yang sangat sulit untuk  dipisahkan. Untuk mencapai sebuah kesuksesan, seseorang terlebih dahulu  pasti memiliki masalah. Namun di sisi baiknya, seseorang mampu belajar  dengan masalah yang mereka telah hadapi, dan sebisa mungkin untuk  mempelajari bagaimana cara menyelesaikan masalah tersebut. Tidak dengan  gegabah, namun tetap menganut prinsip "logam dua sisi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"what the mean of that?"&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang dihadapkan dalam sebuah masalah, baik dalam lingkup  kecil atau luas sekalipun, maka pandanglah masalah itu bukan hanya pada  satu sisi. Mungkin kita bisa saja merasa sangat tertekan dengan konflik  realistis yang sementara terjadi. Sehingga timbul rasa kecewa, menyerah,  sikap negatif, dan sensitif terhadap orang lain. Reaksi yang kita  ekspresikan sangatlah normal. Namun, tidak ada salahnya jika kita  mencari sisi 'logam' yang lain dalam hal ini. Dengan maksud, mencari hal  positif dari masalah yang timbul. Berusaha mencari sisi positif dari  masalah memang tidak mudah, namun dalam proses pencarian, tanpa disadari  otak akan merespon dan menimbulkan sikap positif dari tubuh.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"what the advantages?"&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, orang-orang sekitar tidak akan mengetahui bahwa kita memiliki  masalah, sehingga kita tidak menjadi bahan pembicaraan orang lain.  Apabila kita menampakkan di muka umum saat kita memiliki masalah, maka  orang-orang yang tidak menyukai kita akan merasa senang. Mungkin ada  beberapa orang yang iba dengan apa yang kita alami, tapi belum tentu  mereka mau untuk terjun dan terlibat langsung dalam masalah pribadi  kita. Jika sikap positif itu telah muncul, sekurang-kurangnya kita dapat  tersenyum. Dan kita bisa memilih seseorang yang bisa kita percaya untuk  berbagi cerita.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, beban yang ditimbulkan dari konflik akan terasa sedikit lebih  ringan dari sebelumnya. Fikiran bisa terasa lebih 'fresh' dan mampu  membuka pikiran lebh luas. Hingga dengan mudahnya kita menemukan solusi  dari hal yang membuat kita 'stress' selama ini.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;"what will we do next?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cari akar permasalahan. Sebelum meneliti lebih lanjut sebab dari akibat  yang ditimbulkan, kita perlu menginstropeksi diri lebih dahulu. Apakah  sikap kita selama ini sudah benar atau tidak? Jika kita merasa kurang  yakin, maka mintalah bantuan orang lain. Biasanya orang lain yang lebih  memperhatikan tingkah laku kita tanpa kita sadari. Cari orang yang  benar-benar kita percayai untuk menyimpan rahasia kita. Dan  berkomunikasilah dengan baik kepada orang tersebut. Di sini, komunikasi  yang sangat utama. Jika sedikit kita salah bicara atau menyinggung orang  lain, maka akan timbul masalah baru.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita merasa baik-baik saja dengan diri kita, maka telitilah  lebih lanjut. Misalkan dalam contoh kasus berikut. Si A telah dituduh  oleh si B mencemarkan nama baiknya. Pada contoh tersebut, apabila si A  benar-benar tidak bersalah, maka korban dalam kasus ini adalah A dan B.  Umpamakan diri kita sebagai B. Sebaiknya jangan langsung berbuat hal  untuk membalas si A. Seperti menyinggung si A dengan sindiran halus,  memperolok-olok si A, atau menceritakan keburukan si A. Karena dalam hal  ini A belum tentu bisa dibuktikan sebagai tersangka. Maka tindakan yang  harus dilakukan si B adalah bersikap biasa-biasa saja dan jangan  terpancing emosi. Apabila si C sebagai tersangka penghasut melihat si B  marah kepada si A, maka si C akan merasa sangat senang karena misinya  berhasil. Kemudian si B sebaiknya berbicara langsung kepada si A dan  memperjelas keadaan yang telah terjadi, tentunya dengan cara yang sopan  dan menanyakannya pelan-pelan, tidak ada salahnya sambil tersenyum.  Apabila si A menyangkali perbuatannya, maka panggillah si C untuk  meluruskan kalimatnya dan pertemukan dia dengan si A. Dengan ini titik  permasalahan akan segera kita temukan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-style: italic;"&gt;"what if I as an A?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dalam kasus tersebut kita sebagai A, langkah awal yang kita lakukan  adalah bersikap biasa-biasa saja dan menunggu reaksi yang ditimbulkan  oleh B (dalam kasus si A telah mengetahui konflik tersebut). Apabila si B  merasa baik-baik saja dan sikapnya tidak berubah kepada kita, maka  beruntunglah kita memiliki seorang teman seperti B yang tidak mudah  terhasut, dan masalah sudah selesai a.k.a 'case closed'. Namun, apabila  si B menunjukkan sikap negatif kepada kita, maka kita tidak boleh  membalasnya dengan cacian, karena konflik akan semakin melebar. Bukan  perang mulut saja yang akan terjadi, tapi bogem mentah bisa saja kita  lemparkan atau dapatkan. Sebagai manusia yang memiliki akal sehat, kita  sebagai pihak A sebaiknya menanyakan langsung kepada B, mengapa sikapnya  sangat berbeda belakangan ini. Kalau B sudah terpancing emosi terlebih  dahulu, maka kita harus membalasnya dengan senyuman. Tunggu sampai emosi  B menjadi reda dan lanjutkan pembicaraan kita. Dengan begitu masalah  yang ada tidak akan berlarut-larut atau mungkin melebar.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah, masalah merupakan sesuatu yang tidak bisa lepas dari  kehidupan kita, namun masalah yang ada tidak selamanya hanya memiliki  dampak negatif, tapi juga bisa kita jadikan sebagai bahan pembelajaran.  So, face problems with the best smile. ^^~&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;dejavu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, itu adalah anugerah &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;Tuhan&lt;/span&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-7736811981985120435?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/7736811981985120435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=7736811981985120435' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/7736811981985120435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/7736811981985120435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2010/04/logam-dua-sisi.html' title='Logam Dua Sisi'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-6257815828515262046</id><published>2010-04-30T05:53:00.001-07:00</published><updated>2010-04-30T06:02:42.198-07:00</updated><title type='text'>Paradigma Style</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Suatu kali saya ke kampus dengan tergesa-gesa karena terlambat, sehingga  style apa hari ini yang akan ku pakai ke kampus menjadi tidak penting  lagi. Apa yang ku lihat pertama kali, itu yang ku pakai. Saat itu saya  mengenakan celana panjang yang bagian lututnya sudah sobek karena tidak  sengaja (jatuh dari motor), baju kaos, dan sepatu kotak-kotak yang  sebenarnya sudah bisa dikatakan sendal sepatu karena keseringan saya  menginjak bagian tumitnya hingga tak terpakai seluruhnya oleh bagian  kaki saya. Sesampai di kampus, spontan teman saya berkata seperti  ini,"Adhy.. kenapa gayamu hari ini kaya' penjual jalang kote??", saya  kaget dan terdiam sejenak sambil melirik sekitar, berharap tak ada orang  lain yang mendengar perkataannya selain saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Oh sorry, terburu-buruka tadi bela.. hehe"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Saya sempat mengingat pernah berpapasan dengan pedagang asongan kampus  yang memakai sepatu yang mirip dengan saya. Yah, saya akui kalau sepatu  ini memang saya beli setelah tawar menawar dengan pedagang sentral, tapi  memangnya ada yang salah kalau saya memakai hal yang sama dengan orang  lain yang notabene nasibnya kurang beruntung dari saya yang bisa kuliah?  dibandingkan dengan dia yang hanya bisa berdagang asongan? Sekali lagi  saya kembalikan pada paradigma masing-masing tentang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;devinisi style&lt;/span&gt;,  golongan mode, atau orang yang pantas memakai. Tapi menurut saya, style  itu diciptakan oleh siapa saja dan untuk siapa saja. Suka tidak suka,  anda tidak berhak ikut campur karena setiap orang sudah memiliki HAK  asasi, apalagi ini negara bebas. Saking bebasnya yah banyak seks bebas,  bebas korupsi, bebas menyuap. Hahaha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Kembali pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;paradigma style&lt;/span&gt;. Apakah orang tidak mampu tidak boleh  bergaya? dari pertanyaan itulah mungkin muncul yang namanya brand atau  merk palsu yang style nya hampir mirip namun kualitas dan harga jauh  lebih rendah dari aslinya. Inilah yang dilakukan oleh orang-orang yang  ingin mengikuti trend namun duit jajanpun tak mencukupi. Jadi yah jalan  satu-satunya dengan membeli barang serupa tapi tak sama. Ketika orang  yang sehari-harinya mampu membeli apapun, dan tiba-tiba memakai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;brand&lt;/span&gt;  palsu, maka dia akan di judge kalau stylenya mirip dengan si A, si B,  atau menyebutkan profesi yang mereka anggap rendah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Contoh yang paling umum deh, pernahkah seseorang lewat di depan anda  dengan pakaian bergaya sok emo? lalu anda berdecak dalam hati atau  bisikan kecil,"ckckck.. alaynya gayanya deh..".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Nah, perkataan itu mungkin keluar saat anda melihat seseorang yang  wajahnya kucel, rambut gak shampoan, dan dengan wajah dompet tipis.  Bagaimana jika anda melihat seseorang dengan style yang sama tapi saat  itu posisinya dia lagi turun dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alphard&lt;/span&gt; nya?? mungkin anda akan  memaklumi, bahkan berkata,"wah.. kerennya style nya tawwa.. cocok  banget..". Hahaha.. Disitulah lucunya, orang gak berduit dilarang  bergaya lah, kalau pandangan anak muda sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Kadang saya sedih dengan ABG jaman sekarang yang pada demen sama mode  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;emo&lt;/span&gt;. Padahal di Amerika sana, emo di pandang sebelah mata. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Emo&lt;/span&gt; adalah  salah satu identitas diri abg Amerika kalau mereka adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GAY&lt;/span&gt;. Karena  90% abg Amerika yang bergaya emo adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;GAY&lt;/span&gt;. Mungkin satu-satunya cara  yang baik sebelum mengikuti trend adalah dengan terlabih dahulu  mengetahui asal usulnya. Seperti tindik dan tatto juga. Seseorang akan  menganggap dirinya keren jika memakai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;piercing&lt;/span&gt; di tubuhnya, atau ada  gambar keren yang menutupi lengan dan bahunya. Padahal pada zaman  dahulu, untuk membedakan masyarakat rendahan (budak) dengan masyarakat  biasa adalah dengan cara memakaikan tindik dan menempelkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tatto&lt;/span&gt; pada  tubuh budak-budak tersebut. Lalu jaman kini malah menjadi terbalik.  Orang berduit malah senang bergaya demikian. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Alangkah Lucunya Negeri Ini&lt;/span&gt;  (judul film kaleee)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Intinya adalah, bukan style apa yang digunakan seseorang, tapi siapa  yang memakainya. Itulah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;paradigma&lt;/span&gt; umum sekarang ini. Anda bisa membayang  ketika &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Lady Gaga&lt;/span&gt; lewat di depan anda?? Dengan style yang sama dengan  videophone.. rambut yang digulung dengan kaleng bekas minuman. Anda  pasti akan terkagum-kagum dan berkata,"Nah.. inilah yang namanya mode,  kreatif abisss..!!". Bagaimana dengan seseorang yang biasa saja lewat di  depan anda? seorang cewek dengan style yang sama dengan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Lady Gaga&lt;/span&gt;??  Saya yakin anda akan tertawa terbahak-bahak, bahkan lari  sekencang-kencangnya kalau perlu karena anda menganggap dia gila.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Yah.. style tetaplah style, siapapun yang memakainya, maka akan tetap  sama namanya.. Dan jika itu &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;tak cocok&lt;/span&gt; dengan diri anda, maka &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;jangan&lt;/span&gt; anda  gunakan. Hahahaha..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;     &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S9rTa-xCmfI/AAAAAAAAADs/tpv4wUPTS4w/s1600/genericemokidho4.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 196px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S9rTa-xCmfI/AAAAAAAAADs/tpv4wUPTS4w/s200/genericemokidho4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465913558246267378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);font-size:100%;" &gt;dejavu&lt;/span&gt;, itu adalah anugerah &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;Tuhan&lt;/span&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-6257815828515262046?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/6257815828515262046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=6257815828515262046' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/6257815828515262046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/6257815828515262046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2010/04/paradigma-style.html' title='Paradigma Style'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S9rTa-xCmfI/AAAAAAAAADs/tpv4wUPTS4w/s72-c/genericemokidho4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-220744414155007920</id><published>2010-02-06T21:04:00.000-08:00</published><updated>2010-02-06T22:24:19.225-08:00</updated><title type='text'>Foto Yang Fenomenal</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Siapa yang tidak mengenal Facebook di saat-saat seperti ini?? atau singkatnya kita sebut dengan FB.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;"Hare gene gak punya FB??!!", mungkin itu adalah kalimat spontan yang akan keluar dari mulut seseorang ketika mengetahui bahwa anda tidak memiliki &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;account&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; di situs jejaring sosial buatan&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Mark Zuckerberg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar tentang apa itu Facebook. Karena saya tidak ingin membuka mata kuliah 2 SKS tentang hal fenomenal pada setiap handphone yang kehilangan fungsi utamanya sebagai komunikasi 2 arah. Saya hanya ingin berbagi cerita tentang Facebook yang saya miliki dan foto profile yang ada di dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Setiap orang akan berusaha membuat foto profile FB nya sedemikian rupa dengan cara memilah, editing, tehnik fotografi, untuk mendapatkan hal maksimal. Seseorang akan memiliki banyak atau sedikit &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;friend&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; di &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;account&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; FBnya, semuanya tergantung oleh &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;profile picture&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; yang ia miliki. Tak sedikit juga yang memasang foto-foto palsu, artis, atau kartun. Saya menyebut mereka sebagai pecundang yang tidak mensyukuri pemberian Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Profile Picture&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; (PP) yang saya miliki memang mempengaruhi &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;request&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;-an &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;friend&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; yang datangnya puluhan tiap hari, namun tanggapan langsung lebih banyak saya terima dari teman-teman yang memang sering kali memperhatikan FB saya. Misalkan pada PP berikut ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S25Q3tLzPOI/AAAAAAAAADU/S9P9L8a5nyk/s1600-h/crop+blur.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S25Q3tLzPOI/AAAAAAAAADU/S9P9L8a5nyk/s320/crop+blur.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435370718234885346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Foto di atas adalah foto pada saat reuni akbar SMA saya bulan September 2009 lalu. Cewek-cewek cantik di belakang saya adalah teman yang juga akrab dengan saya, kebetulan mereka se-gank. Foto tersebut diambil oleh adik dari saudari Alvira, Athirah. Setelah foto tersebut di-&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;tag&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; di FB, saya jadi punya ide untuk meng-&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;edit&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; foto ini layaknya Take Me Out. Jadi, awal foto tersebut saya crop memanjang (supaya terlihat besar di photo profile), kemudian objek belakang saya &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;blur&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; sedikit (maaf yah teman-teman :D). Kemudian saya tempelkan logo Take Me Out di atasnya. Lalu saya jadikan PP. Alhasil, komentar pertama datang dari cewek-cewek yang ada di photo tersebut dengan nada protes (nih yang kena bagian &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;crop-&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;nya), trus ada juga yang sedikit kesal tapi senang (yang saya jadikan background, numpang mejeng mereka di PP ku). Teman-teman cowok yang lain hanya bisa berdecak saja. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;2 bulan kemudian, saya kembali membuat PP. Bermodalkan kamera sendiri dan tangan sendiri, akhirnya "JEPRET..!!", mungkin ada 10 kali saya mengulang dengan gaya &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;close up&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;. Dari dulu saya memang mendambakan brewok keren seperti milik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Will Smit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;h&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;, namun yang tumbuh hanya janggut. Kurang memuaskan sebenarnya, namun di sinilah guna &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;photoshop, &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;bisa membuat apa saja yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Dengan contekan tutorial, akhirnya saya berhasil membuat PP seperti ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S25RPpy7zOI/AAAAAAAAADc/lPhHmF-WypI/s1600-h/fenomenal.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S25RPpy7zOI/AAAAAAAAADc/lPhHmF-WypI/s400/fenomenal.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435371129642142946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Dalam hitungan hari, yang meminta saya sebagai teman di FB berjumlah ratusan. Namun tanggapan yang datang lebih banyak dari cowok-cowok yang ada di FB ku. Mereka semua mempertanyakan bagaimana bisa saya memiliki brewok begitu sexy dan rapi hanya dalam waktu yang singkat?? Kebanyak dari mereka langsung menebak kalau saya menggunakan Minyak Firdaus. Ketika &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;chatting&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; atau melihat &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;comment &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;mereka di FB, saya hanya tertawa kecil, bagaimana bisa mereka bisa sok tahu seperti itu? Sampai saat ini saja, saya belum pernah melihat yang namanya Minyak Firdaus itu seperti apa. Bahkan teman kuliah saya yang &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;notabene&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt; tidak bertemu selama seminggu, percaya dengan foto yang saya tampilkan adalah foto yang benar-benar nyata. Bahkan merengek untuk meminta obat yang saya pakai untuk menumbuhkan rambutnya. Hahaha. Temanku seorang perempuan, dan dia membuka rahasianya bahwa rambutnya banyak yang berguguran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Terakhir adalah foto yang saya peroleh dari hasil jepretan sendiri dengan memakai &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;timer&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;. Konsep foto ini adalah &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;editing art&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;, saya ingin ketika orang-orang yang melihat foto saya, mereka akan memuji editan yang saya buat. Namun yang mereka sampaikan baik secara langsung, chat, maupun lewat &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;comment&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;, membuatku sedikit tersinggung namun konyol. Ada yang mengatakan bahwa foto saya sangatlah binal, foto saya seperti orang yang mencapai nafsu puncak, ada yang mengatakan kalau foto saya melanggar komersialisasi (entah maksudnya apa). Bahkan sahabat saya sendiri mengatakan kalau foto saya seperti seorang gigolo. Gila aja mereka. Saya hanya bisa tertawa dan memperhatikan foto saya. Saya tidak bisa menyalahkan mereka yang menanggapi demikian, karena memang konsep fotonya seperti itu untuk mendapatkan hasil editan yang pas dengan temanya. Hahaha. Yang salah adalah saya, karena saya memamerkannya bukan pada seorang seniman atau fotografer handal, namun pada masyarakat awam. CMIIW..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S25Se3KmcoI/AAAAAAAAADk/ki2uLfGEHNE/s1600-h/bagaya+2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 166px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S25Se3KmcoI/AAAAAAAAADk/ki2uLfGEHNE/s320/bagaya+2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435372490440733314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;dejavu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, itu adalah anugerah &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-220744414155007920?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/220744414155007920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=220744414155007920' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/220744414155007920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/220744414155007920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2010/02/foto-yang-fenomenal.html' title='Foto Yang Fenomenal'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S25Q3tLzPOI/AAAAAAAAADU/S9P9L8a5nyk/s72-c/crop+blur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-7574929839800109908</id><published>2010-02-06T06:19:00.001-08:00</published><updated>2010-02-06T22:31:30.127-08:00</updated><title type='text'>Julukan Sadis..!!</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kesan pertama saat bergabung dalam UKM ini hanya satu, GOKIL..!! Saya mengatakan demikian bukan tanpa alasan. Ketika saya berada di antara mereka, dalam keadaan apapun pasti ada saja yang membuat saya tertawa. Cerita yang mereka lontarkan berdasarkan pengalaman pribadi, dari mulut ke mulut, sebuah kalimat pengandaian, atau apapun yang mereka ucapkan tidak jarang membuat bibir saya menarik garis lengkung. Bahkan tanpa segan seringkali saya tertawa terbahak-bahak hingga mengeluarkan air mata. Belum lagi kalau mereka memplesetkan lagu-lagu dengan menyelipkan nama seseorang di antara bait lagu tersebut, yang tadinya indah untuk di dengar, selanjutnya menjadi sangat kocak ketika dinyanyikan. Seseorang yang 2 tahun lebih dulu masuk dalam UKM ini namun beberapa hari lebih muda dari saya sering kali menjadi bulan-bulanan dalam &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;remake&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; lirik atau celaan ringan di antara lainnya. Namun ia menanggapinya hanya dengan senyuman kecil, itu yang aku salutkan kepadanya. Sabar..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ada satu hal lagi yang menjadi ciri khas mereka. Jika mereka sedang berbincang satu sama lain, tidak memperdulikan kondisi saat itu rame ataupun sepi, mereka tetap menggunakan julukan untuk seseorang. Sebagai contoh nama artis yang mirip dengan tingkah laku mereka, sifat, fisik, atau kasus yang sama. Julukan pertama yang saya dengarkan waktu itu adalah Ahmad Dhani dan Pinkan Mambo. Dalam hati saya terus mempertanyakan bahwa siapakah mereka yang dimaksud. Namun, dengan mencermati isi cerita mereka dan melihat kondisi yang ada di saat itu, seketika saya mengetahui siapa yang mereka maksudkan. Begitulah seterusnya muncul julukan-julukan baru. Eva Arnas, Opick Kumis, Rini S Bon Bon, dan banyak lagi. Setiap kali istilah baru muncul, maka salah satu dari mereka akan memberitahuku bahwa siapa yang mereka maksudkan, dengan alasan supaya saya juga bisa ikut membaur dan tertawa dalam cerita mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tibalah saat malam hari datang dan saya membuka account Facebook salah satunya dan membaca status berisikan,"Hati-hati.. ada Swiper, semuanya masuk..", kemudian mataku melirik ke bawah dan melihat&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;comment&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang ada, semakin ku tarik &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;scroll&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; ke bawah, bahasanya semakin membuat saya senyum dah akhirnya tertawa lepas. Tapi tidak tahu kenapa ada yang menjanggal dengan si Swiper ini. Seperti yang kita ketahui bahwa Swiper itu suka mencuri, tapi perasaan saya berkata kalau di tempat itu tidak ada yang sifatnya sama seperti julukan tersebut. Lalu, saya berfikir sejenak dan membaca ulang semua &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;comment&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang ada. Mungkin yang mereka maksudkan hanyalah makna kiasan, bukan barang yang dicuri oleh Swiper, tapi kesempatan mereka. Yang jadi pertanyaan, siapa Swiper..??&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"Untung hari ini si Swiper gak datang, bisa-bisa ikan-ikan segarnya diembat semua..!! Hahaha"..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Entah kenapa bola mataku terfokus pada kalimat yang satu ini di antara ratusan kalimat lain. Saya mencoba telaah lebih lanjut dan mengingat bahwa hari itu memang saya tidak ngumpul bersama teman-teman. Pada saat itu timbul kecurigaan saya bahwa yang mereka maksud adalah saya. Keesokan harinya saya datang di antara mereka. Tidak seperti biasanya, tak ada yang menyinggung masalah Swiper, tak ada yang memberitahuku bahwa Swiper itu siapa?? Namun saya memancing salah satunya untuk buka mulut dan mengakui bahwa yang dimaksudkan oleh mereka itu ternyata memang benar saya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;What's the hell..?? Fikiran saya tak menjangkau bahwa mereka bisa melakukan hal demikian kepada saya, senyum manis dan canda rupanya hanya sekedar bumbu penyedap di saat saya berkumpul dengan mereka. Bahkan saya merasa tak pernah mengambil apa yang bukan menjadi hak milik saya. Tapi begitulah mereka, saya memaklumi mereka jika suatu saat nama saya akan menjadi topik pembicaraan..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S22jkSmtu6I/AAAAAAAAADM/sYcTf7RFnOc/s1600-h/swiper.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 175px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S22jkSmtu6I/AAAAAAAAADM/sYcTf7RFnOc/s200/swiper.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435180169170893730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;----------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#3333FF;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dejavu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, itu adalah anugerah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;&lt;b&gt;Tuhan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-7574929839800109908?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/7574929839800109908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=7574929839800109908' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/7574929839800109908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/7574929839800109908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2010/02/julukan-sadis.html' title='Julukan Sadis..!!'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/S22jkSmtu6I/AAAAAAAAADM/sYcTf7RFnOc/s72-c/swiper.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-6653906535772980519</id><published>2010-02-05T22:07:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T22:43:20.397-08:00</updated><title type='text'>Ide Membengkak</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kurang lebih 9 bulan sejak terakhir kali postingan up date blog gw (10 hari lagi dah brojol tuh, LOL), akhirnya gw memutuskan untuk menjamahnya lagi. Layaknya seorang suami yang meninggalkan istrinya dan sekian lama tidak bertemu, tentunya sang suami ingin melakukan banyak hal pada sang istri. Nafsu yang begitu mendalam hingga ke ubun-ubun rasanya ingin segera ditumpahkan dan dicurahkan. Jangan mikir yang macam-macam dulu. Maksud gw tuh seperti ngajakin jalan, makan malam bersama, cium kening sang istri, seranjang bersama.. (hahah, ujung-ujungnya..), yah.. pokoknya banyaklah,,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selayaknya gw yang dah gak pernah nge-&lt;em&gt;edit &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nih blog selama itu, tentunya banyak banget pengalaman yang gw lewatin dan gak gw tumpahin lewat tulisan. Bahkan gw gak tau mesti mulai dari mana..?? Bayangin aja, 9 bulan nih.. bayangin.. BAYANGIN..!! (ntar, gw &lt;em&gt;brb&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; dulu mo bayangin.. ) (.....) udah.. banyak banget tuh yang bisa gw tulis di sini. Untuk itu hal yang yang gw lakuin adalah :&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;1. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;INGAT PASSWORD..!!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; gileeeeeee.. gw lupa e-mail yang mana gw gunain untuk blog gw ini, dan gw gak tau passwordnya apa. Gw coba aja baca ulang blog gw ini. Trus di pojok kanan ada tulisan &lt;em&gt;log in&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, akhirnya dengan memberanikan diri, gw arahin cursor &lt;em&gt;mouse&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; gw, dan dengan penuh ketegangan gw klik. (Lebayyy..!!). Muncullah kotak &lt;em&gt;e-mail&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; dan &lt;em&gt;password&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, gw isi aja dengan &lt;em&gt;e-maili &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;yang gw buat 2 tahun lalu, trus &lt;em&gt;password&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nya juga gw masukin aja. Alhasil, gw BERHASIL.. percobaan pertama nih.. gw dah kegirangan, akhirnya bisa ingat juga..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;2. Pas ngeklik tombol &lt;em&gt;new entry&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, tiba-tiba kepala gw &lt;em&gt;blank&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;!! Gak tau mesti nulis apa, jadi.. yah.. saya harus mengingat beberapa kejadian yang mungkin bisa gw tulis di sini.. Tapi masih terlalu berat untuk gw ingat-ingat semuanya. Jadi gw membutuhkan waktu 10 menit di WC. Biasanya gw di WC sambil e'e' suka ngelamun gitu.. (hahah, jorok banget dahhhh!!) tapi biasanya bakalan tercipta 1 ide cerita.. jadi yah, kasih gw waktu 1 hari untuk nongkrong di WC.. LOL&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;3. Akhirnya gw cuma bisa nulis ini dulu, soalnya gw belum mandi sampai jam segini, dan belum masuk WC.. jadi, mungkin ntar malam gw lanjutin postingan selanjutnya.. :D&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;----------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;dejavu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, itu adalah anugerah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-6653906535772980519?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/6653906535772980519/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=6653906535772980519' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/6653906535772980519'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/6653906535772980519'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2010/02/ide-membengkak.html' title='Ide Membengkak'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-3278735565406173584</id><published>2009-04-06T09:06:00.001-07:00</published><updated>2009-04-06T09:12:59.461-07:00</updated><title type='text'>Jawaban tepat untuk pertanyaan,"Seberapa besar engkau mencintaiku?"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Suatu hari sepasang suami istri duduk berdua di taman yang dikelilingi oleh pohon rindang dan bertiup angin sepoi-sepoi. Sang suami lalu membelai rambut istrinya dan bertanya, Suami (S) Istri (I)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; S : "sayang, sudah 7 tahun kita menikah dan engkau begitu setia hidup denganku. Tapi mengapa engkau tak pernah bertanya kepadaku, bahwa seberapa besar cintaku padamu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; I : "saya begitu tulus menyayangimu, saya rasa saya tak perlu menanyakan pertanyaan itu padamu. Jika engkau menanyakan pertanyaan yang sama kepadaku, maka aku akan menjawab, bahwa rasa cintaku padamu tak bisa terlukiskan dan tak tergambarkan. Begitu besarnya hingga di mataku hanya ada dirimu, begitu hangatnya hingga hanya engkau yang bisa kurasakan di dunia ini. Dan saya yakin bahwa engkaupun akan mengatakan hal yang sama"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; S : "Dari mana engkau begitu yakin?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; I : "Saya bisa melihatnya dimatamu dan dari caramu bertutur kata"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; S : "Kalau begitu, engkau salah istriku. Tak inginkah engkau menanyakannya sekali lagi supaya kau yakin?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; I : "Baiklah, seberapa besar engkau mencintaiku?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; S : "Jika seluruh rasa cintaku diibaratkan dengan samudra yang luas, maka aku akan mencelupkan jari telunjukku di tengah-tengah samudra dan mengangkatnya kembali. Maka setetes air yang ikut di jariku adalah besar rasa cintaku padamu. Jika diibaratkan cintaku adalah alam semesta, maka meteor yang jatuh ke bumi adalah besar rasa cintaku padamu.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; I : "Jadi.. selama ini engkau tidak mencintaiku..??"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; S : "Sayang, saya belum menyelesaikan jawabanku.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; I : "Lalu, untuk siapa sisa cintamu yang sangat besar itu?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; S : "Air yang tetap tinggal di samudra, dan seluruh isi alam kecuali batu meteor yang mendarat di bumi adalah sisa cintaku untuk Allah. Saya tak bisa mencintai siapapun lebih besar daripada mencintai Sang Penguasa Langit dan Bumi. Dia yang menciptakan seluruh alam dan isinya, termasuk kamu istriku. Saya begitu mencintai Allah yang menciptakan seseorang sepertimu. Jika saya mencintai sesuatu yang hebat, maka saya akan mencintai lebih kepada penciptanya. Begitu pula dengan dirimu sayang, saya mencintai Allah karena dialah pencipta segalanya, termasuk seseorang yang begitu saya cintai.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Sang istri pun tersenyum dan meneteskan air mata sambil bersandar di bahu suaminya. Hari itu mereka menikmati indahnya mencintai seseorang dan belajar bahwa lebih indah mencintai Sang Pencipta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255); font-weight: bold;font-size:130%;" &gt;dejavu&lt;/span&gt;, itu adalah anugerah &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-3278735565406173584?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/3278735565406173584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=3278735565406173584' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/3278735565406173584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/3278735565406173584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2009/04/jawaban-tepat-untuk-pertanyaanseberapa.html' title='Jawaban tepat untuk pertanyaan,&quot;Seberapa besar engkau mencintaiku?&quot;'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-8219581183223577085</id><published>2008-12-16T06:26:00.001-08:00</published><updated>2008-12-16T07:25:44.210-08:00</updated><title type='text'>makhluk lain di kamarku</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Karena lelah sepulang dari nge-&lt;em&gt;drive&lt;/em&gt; seharian,&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;badan saya jadi pegal-pegal dan memutuskan untuk berbaring di kamarku yang sangat sederhana. Hanya beralaskan kasur busa, saya pun berbaring menyandarkan kepalaku di bantal sambil memeluk guling kesayanganku. Waktu menunjukkan pukul 20.30, dan kupejamkan mataku di sudut kamar dengan selimut terlentang di samping kasurku, ada pula beberapa pakaian kotor dan lembab di sekitar tempat tidur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tanpa terasa, mungkin sudah dua jam saya terlelap, saya hendak bangun dari tidurku dan bergegas menyelesaikan tugas kampus untuk ujian final besok. Namun ketika hendak membuka mata, dalam keadaan setengah sadar, mataku hanya dapat terbuka setengahnya dengan pandangan yang tidak begitu jelas dan mulutku terbuka sedikit karena terperangah. Kulihat dua sosok makhluk lain yang awalnya kupikir mereka adalah teman-temanku yang memang sudah biasa ikutan tidur di kamarku, tapi setelah ku perhatikan dengan seksama, saya sama sekali tidak pernah melihat sosok ke dua makhluk tersebut. Satu berada tepat di sisi kiriku dalam posisi berbaring searah denganku, dan yang satunya berada di sudut kamar yang lain dalam keadaan sedang duduk dan bersandar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sepuluh menit saya menatap mereka dan berusaha menyadarkan diri ini kalau-kalau ini hanyalah sebuah mimpi buruk. Namun hal ini terasa begitu nyata karena mulut ini tak dapat rapat sampai-sampai saya merasa sangat pegal pada rahang bawah mulutku. Lalu ku tanya kepada mereka dalam hati karena mulutku sudah tak bisa berkata apa-apa seolah terbungkam. "Kalian ini siapa?", tanyaku perlahan dalam hati berharap mereka bisa mendengar dan menjawabnya. Lalu kudengar jawaban salah satu dari mereka yang ada di sudut ruangan,"Nama saya Aan", dengan mata yang belum bisa melihat sempurna, ku tatap tubuhnya. Ia seorang pria dewasa dengan pakaian serba hitam, wajahnya tak begitu terlihat jelas namun tidak menyeramkan. Kemudian yang lainnya juga menjawab,"Nama saya Aldly", dia yang berada tepat di sampingku tak berani aku menatapnya. Ia berpakaian sama seperti Aan, namun wajahnya sangat rusak seolah-olah luka bakar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemudian saya bertanya lagi,"Mau apa kalian ke sini?", sambil menatap tubuh Aan, tapi sebenarnya mataku terfokus pada wajah Aldly, dan sekali lagi saya tak sanggup menatapnya. "Kami cuma mau menemani kamu yang sendirian di kamar ini", ucap Aldly dengan suara begitu berat. "Ya, kami hanya ingin menemani kamu", lanjut Aan. "Tapi, kenapa harus saya? kenapa harus di temani? saya sudah biasa sendiri di kamar ini kok", tanya saya lagi dengan nada yang sedikit bergetar antara takut dan nada protes. "Kayaknya dia tidak suka kita temani Dly, sebaiknya kita pergi saja", jawab Aan tenang ke arah Aldly. "Tidak, sebaiknya kita tetap di sini menemani dia, dari pada dia sendirian kan kasihan", terlihat oleh mataku antara Aan dan Aldly berdebat satu sama lain. Saya tidak tau, yang mana yang baik dan mana yang buruk. Apakah Aan yang hanya mengikuti saran Aldly karena awalnya memang tidak ingin menggangguku, atau Aldly yang memang memaksa Aan untuk menemaniku dan menjagaku dalam tidur?.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akhirnya, selang 20 menit perdebatan mereka yang tidak begitu ku dengar jelas, salah satu dari mereka menghilang, lalu yang lainnya menyusul. Dan pada saat yang bersamaan, mulutku akhirnya bisa tertutup walaupun terasa sangat pegal karena sudah menganga kurang lebih setangah jam. Saya tidak memperdulikan apapun dan melanjutkan tidurku kembali tanpa berharap Aan dan Aldly kembali lagi...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;dejavu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, itu adalah anugerah &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-8219581183223577085?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/8219581183223577085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=8219581183223577085' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/8219581183223577085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/8219581183223577085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2008/12/makhluk-lain-di-kamarku.html' title='makhluk lain di kamarku'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-1136735178616398758</id><published>2008-11-02T09:00:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T04:09:54.337-08:00</updated><title type='text'>my heroes</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SRGMrlTdYOI/AAAAAAAAACk/128hnYgJUDU/s1600-h/friendship2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SRGMrlTdYOI/AAAAAAAAACk/128hnYgJUDU/s400/friendship2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5265144119748813026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;gambar di atas adalah potongan gambar sahabat-sahabat ku yang tidak ku kenal begitu saja dan akrab dalam waktu yang singkat. Saya mengenal mereka satu persatu bukan dalam keadaan pada saat saya sementara bersenang-senang, tapi saya mengenal mereka pada saat dalam masa-masa begitu sulit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Jojo&lt;/span&gt; -- (&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 204, 204);"&gt;Jovian&lt;/span&gt;) saya mengenal dia kelas 2 SMA. Waktu itu memang saya sekelas dengan dia, ketika mendengar namanya, saya langsung bergumam dalam hati ,"oh, itu yah yang namanya jovian, anak yang pernah ikut audisi Indonesia Idol dan beritanya sampai dari kelas ke kelas...". Dalam hati saya memang merasa iri, soalnya waktu itu saya juga mau ikutan audisi tapi belum cukup umur. Hmm, sebagus apa sih suaranya..? saya makin penasaran karena kata teman-temanku, dia sering nyanyi di gereja. Akhirnya tibalah suatu kali kelompok debatku beradu mulut dengan kelompoknya. Ego di antara 2 kubu kelompok sangat tinggi dan saling mempertahankan pendapat. Tapi tidak dengan Jojo, di antara teman kelompoknya, hanya dia yang mendukung kelompokku dan mengakui bahwa apa yang dikatakan kelompokku adalah benar. Sejak saat itu saya mulai akrab dengan dia. Bukan karena telah membantu kelompokku, tapi saya menghargai dia karena selalu menggunakan akal sehat dalam berpikir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;"&gt;Nono&lt;/span&gt; -- (&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51); font-weight: bold;"&gt;Suparno&lt;/span&gt;) "neh anak penderita autism kali yah..?", itu penilaianku ke Nono waktu pertama kali kenalan dengan dia. Soalnya waktu itu saya hanya bercanda untuk nyuruh dia traktir saya minuman n cemilan di sekolahan, eh tau taunya dibeliin beneran. Tapi setelah memperhatikan tingkah lakunya, ternyata dia anaknya polos banget. Gak begitu bergaul n gak banyak omong, jadi mungkin waktu itu dia terlalu senang punya temen baru kayak saya (GR dikit gpp kan no..?haahah) makanya ditraktirin. Saya sih kenal begitu saja dan gak terlalu sering bicara dengan dia. Tapi waktu itu dia bener-bener menyelamatkan hidup saya (Lebay deh.. hahaha). Tugas sejarah yang siang ini akan dikumpul belum sempat saya kerjakan. Kalau gak ngerjain tugas ini, saya gak bisa ikut ulangan harian. Dalam kepanikan, si Nono datang menawarkan makalah yang sudah di jilid rapi. "Ini apa..? kok gak ada namanya..?", tanyaku ke dia. "Yup, ini tugas sejarah saya, kamu boleh tulis nama kamu di situ dan langsung kumpul aja". Saya memang beda kelas dengan dia, tapi tugas yang diberikan guru-guru biasanya sama dari kelas ke kelas. "Trus tugas kamu gimana..? masa kamu gak ngerjain..?", dengan sedikit terharu menatapnya. "Gak papa kok, pagi ini gak tau kenapa saya buat dobel, tapi isinya beda. Jadi kamu boleh ambil satu", dia berkata seperti itu seolah-olah gak ada beban sama sekali. "Duh.. makasih.. saya harus bayar berapa neh..?", tanyaku kembali. "Bayar..? bayar apa..? itu gratis, gak usah bayar, hehe". Saya senang sekali mendengar hal itu. Saya ingin meluk dia tapi ntar dikirain HOMO.. hahahaha.. thx Nono..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Kaka&lt;/span&gt; -- (&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Kamaluddin&lt;/span&gt;) bosan banget deh lihat wajah anak ini. Satu SD, satu SMP, sampai-sampai satu SMA juga. Tapi sampai kelas 1 SMA, saya tak pernah berbicara dengannya, melainkan hanya saling mengenal wajah. Suatu kali saya ke Mall dengan teman akrabku, dan kebetulan dia juga ada. "Wah.. ini dia buku yang saya cari-cari selama ini..", saya berdecak kagum melihat sebuah buku di barisan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;new release. &lt;/span&gt;Buku yang selama ini saya cari-cari ternyata sudah ada di depan mata. Tapi... ,"Kenapa dhy..?", tanya temanku setelah melihat saya memeriksa kantong celana dan semua celah di seluruh tubuhku. "Mati deh, duit gw hilang..!!", sambil majang muka sok biasa-biasa saja padahal dalam hati udah menangis darah. "Memangnya kamu butuh banget yah sama buku itu..?", untuk pertama kalinya kaka berbicara padaku pada hari itu. "Iah sih, tapi belinya ntar deh, bulan depan aja, abisnya duit gw dah gak ada neh", jawabku kepada kaka sambil memegang buku yang saya inginkan. "Ya udah, ambil aja, ntar gw yang bayarin", tawaran Kaka kepada saya yang begitu tak ku duga. "Asyik..!! ada yang mau bayarin dulu..! tapi gw harus sok sok nolak dulu", gumam saya dalam hati. "Trus ganti duitnya gimana..? gw kan baru bisa ganti bulan depan. Mending gak usah aja deh, makasih yah..", bujuk saya berharap dia bakalan ngomong 'gak papa'. dan ternyata...,"Gak papa kok, gak usah dipikirin masalah gantinya, yang jelasnya kan buku itu lu butuhin banget, ya udah beli aja. oke..?", "Sebenernya gak penting-penting amat sih, tapi kalau lu ikhlas membantu, ya udah gw beli aja..". Kami berduapun tersenyum. Tapi senyumnya beda. Si Kaka tersenyum bahagia karena telah membantu saya, tapi saya tersenyum malu karena memang sudah malu-maluin.. haha&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;tamtam&lt;/span&gt; -- (&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;Thamrin&lt;/span&gt;) sinis.. begitu sinis tatapan mata anak ini begitu berpapasan di koridor. Sok sokan senior kalau saya bilang tatapannya. Dan memang benar, awalnya saya mengira dia itu senior. Sampai suatu kali saya mengikuti pengkaderan untuk masuk OSIS yang di sebut LDK. "Loh, kok makhluk sinis ini ada di sini yah..? mana pakaiannya pakaian peserta pula..?", saya makin bingung. Lalu pada saat sesi pengenalan diri, saya baru tau kalau dia juga anak kelas 1 sama kayak saya. Dan akhirnya pada hari berikutnya tempat dudukku dipindahkan tepat di sebelahnya. Mau gak mau saya mesti bersosialisasi sama siapa saja. Yah, termasuk dia. Dengan mata yang begitu mengantuk karena materi hingga larut malam, saya memutuskan untuk cari teman bicara agar tak terbawa suasana. Saya pun kenalan dengan dia dan sedikit bercanda dengan memperhatikan wajah lelah teman-teman kami yang lainnya. Tiap hari saya sekamar, sepiring berdua, kadang sebaskom bersama (makan nasi di baskom ber 17 orang). Dan begitu akrab hingga kami menduduki jabatan sebagai pengurus OSIS. Kami bertiga yaitu tamtam, saya, dan seorang lagi temanku diberi julukan Trio Devil oleh teman-teman karena kegarangan kami pada junior saat mereka membuat kesalahan. Hehehe, masikah kita bisa garang berdua di lapangan tam..?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Randy&lt;/span&gt; -- (&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Randy&lt;/span&gt;) anak berkulit coklat yang paling tampan (tentunya setelah saya.. hahaha) dan juga yang paling binal..! huwakakka.. becanda ding.. Dia orang yang sebenernya baik, tapi pelitnya bukan main, atau mungkin hemat yah halusnya? Saya kenal sama dia benar-benar dalam keadaan genting. Dikala saya dalam kesakithatian yang benar-benar mendalam, dan tak ada seorangpun yang berani mendekat, hanya dia satu-satunya yang mau mendengar curahan hatiku (mulai lebay lagi deh...). Tapi sebenernya saya sakit hati sama gara-gara dia juga sih. Tapi dia memberikan pelajaran yang begitu berharga kalau masalahku dengannya yang pernah terjadi adalah bukan segalanya di dunia ini. Dan dunia ini tak akan berakhir tanpa hal demikian. Mulai gak jelas yah..?? masalah ini memang hanya dimengerti oleh kami ber-6..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Adhy&lt;/span&gt; -- (&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Armad&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;i&lt;/span&gt;) yah itulah saya, salah satu orang paling beruntung di dunia karena memiliki sahabat-sahabat yang begitu berarti. Yang akrab dengan saya bukan pada masa kejayaanku, melainkan menerimaku apa adanya. Itu artinya mereka tak pernah melihat sesuatu dari materi. Saya sangat senang memiliki sahabat-sahabatku. Dan saya sangat sangat tidak mau kehilangan mereka. Jojo, Nono, Kaka, Tamtam, Randy.. you are my hero.. ^^~&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;dejavu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, itu adalah anugerah &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-1136735178616398758?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/1136735178616398758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=1136735178616398758' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/1136735178616398758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/1136735178616398758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2008/11/teman-yang-unik.html' title='my heroes'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SRGMrlTdYOI/AAAAAAAAACk/128hnYgJUDU/s72-c/friendship2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-7444491292708988950</id><published>2008-10-29T04:37:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T05:49:18.428-07:00</updated><title type='text'>dejavu terparah..!!</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"BANGUN..!!!! BANGUN...!!!"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Suara menggelegar terdengar dalam ruangan kelas yang sudah disusun meja dan bangkunya sedemikian rupa sehingga nyaman untuk ditempati untuk tidur yang dipenuhi oleh kami (saya dan teman-temanku). Sudah lima hari lima malam kami seolah berada dalam sebuah penjara. Penjara yang akan membuat kami terlatih menjadi seorang pemimpin. Ya..., kami semua ber-tujuh belas anak laki-laki diruangan kecil ini mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan. Dan bukan hanya kami kaum adam yang ingin terlatih menjadi seorang pemimpin. Teman kami yang tentunya anak perempuan berada di ruangan terpisah. Mereka berjumlah sepuluh orang. Dan ini adalah malam terakhir kami untuk tidur di tempat yang tidak biasanya kami tempati. Rasa senang luar biasa menghampiri hati ini. Tapi semuanya buyar ketika sekali lagi salah satu senior kami berteriak, "BANGUN..!! BANGUN..!!", dan kali ini sambil melemparkan sebuah kursi di tengah-tengah formasi lingkaran tidur kami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seketika kami tersentak dalam alur cerita mimpi kami yang sementara asyik-asyiknya terbang lalu sayap kami patah dan akhirnya tertancap ke bumi dengan posisi kepala terlebih dahulu. Kami serentak terbangun walaupun beberapa di antara kami masih berada di tengah-tengah kesadaran dan tidak sadar, salah satunya adalah saya. Kami memang sudah mengetahui akan dibangunkan dengan cara begini karena sudah mempelajari pengalaman hari-hari sebelumnya. Kami sudah berpakaian lengkap, jadi ketika dibangunkan kami hanya langsung berbaris dikoridor. Tapi, saya sendiri lupa memakai sepatu. Akhirnya kami semua diseret sepanjang koridor dengan senior yang berbeda-beda tiap dua meternya. Karena panik, saya hanya memakai sebelah sepatuku, dan kaki sebelahnya hanya menggunakan kaos kaki. Saya tak tau apa yang mengendalikan arahku hingga tanpa sadar saya sudah berada dalam ruangan lain. Saya tak tau saya di mana. Masih dengan mata tertutup, saya masih bisa mendengar suara orang lain lagi di dalam ruangan ,"Jangan ada yang tidur..! buka mata kalian..!!!", lalu cahaya lampu senter mengenai tepat di depan wajahku dan membuatku terbangun. Memang terasa agak sulit membuka mata, tapi perasaan deg degan dan sedikit ketakutan membuatku panik dan akhirnya membuatku bisa melihat semua yang ada di sekitarku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kulihat beberapa yang mungkin memang seniorku berdiri di depan kelas membicarakan sesuatu. Lalu aku berbalik ke kiri dan ke kanan. Kulihat beberapa temanku sudah sadar sebelum aku, dan masih ada juga yang masih berusaha untuk sadar, sampai-sampai ada juga yang membawa bungkusan pakaian kotornya ke dalam ruangan ini. Tentunya dialah yang paling tidak sadar. Lalu...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;--wushhhh--, secepat kilat sebuah memori melintas di pikiranku. "Ya, saya tau.. saya tau di mana saya sekarang. Saya tau siapa yang ada di depan ku ini, dan saya tau apa yang akan terjadi selanjutnya", gumam saya dalam hati. Untuk kesekian kalinya &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;dejavu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#cccccc;"&gt;kembali melintas di pikiranku. Saya sudah bisa menebak apa yang akan dikatakan seniorku dan apa yang akan dia lakukan selanjutnya kepada saya dan teman-temanku semua. Ku coba menebak dengan bisikan kecil seolah-olah memperingati diriku sendiri, "sebentar lagi senior di depan akan berteriak memanggil senior lainnya yang ada di luar ruangan", dan ternyata benar, seniorku langsung saja memanggil senior lainnya. "Lalu dalam hitungan ke tiga ada 4 orang lainnya yang akan masuk", kembali ku berbisik pada diriku sendiri. Dan sekali lagi tepat, dalam hitungan ke tiga, 4 orang senior lainnya masuk ke dalam ruangan secara satu persatu. Begitu seterusnya ku tebak kejadian ditengah malam itu begitu teratur hingga adzan menggema.  Adzan subuh yang membuatku tersadar 100%, dan membuatku bertanya-tanya ,"kejadian yang barusan saya alami tadi, apakah sudah pernah saya alami sebelumnya..? atau saya dapat karunia dari Yang di atas untuk meramalkan kejadian..?".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#cccccc;"&gt;Sepanjang perjalanan saya dari ruangan yang tadi menuju ke mesjid membuatku terus bertanya-tanya, dan seketika sakit kepala yang belum pernah ku rasakan sebelumnya tiba-tiba menghampiri kepalaku. Hampir tak bisa ku tahan, tapi tak sanggup pun aku untuk berteriak minta tolong. Sakit itu hanya berselang antara 15-20 detik, lalu lenyap begitu saja. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#cccccc;"&gt;Esoknya kuceritakan kejadian ini kepada teman-temanku. Dan mereka semua hanya mentertawaiku dan berkata, "kalau mang bener begitu, kenapa gak manfaatin aja keahlian lo itu untuk lihat kunci jawaban ujian kemaren yang buat lo remedial..? Huwahahahahaha". Saya hanya melemparkan senyum dan bersyukur dalam hati sudah mendapatkan pengalaman yang begitu memuaskan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;dejavu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, itu adalah anugerah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;strong&gt;Tuhan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-7444491292708988950?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/7444491292708988950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=7444491292708988950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/7444491292708988950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/7444491292708988950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2008/10/dejavu-terparah.html' title='dejavu terparah..!!'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-1623742370192784385</id><published>2008-10-26T08:42:00.000-07:00</published><updated>2008-10-26T08:55:15.334-07:00</updated><title type='text'>what's dejavu..?</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Prologue&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu: sebuah perasaan aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara TV yang sedang ditonton. Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya di masa lampau. Bagaimana penjelasan ilmu psikologi sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Terkait dengan Umur dan Penyakit Degeneratif&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, beberapa ilmuwan beranggapan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sebelumnya Chris Moulin dari University of Leeds, Inggris, telah menemukan pula penderita deja vu kronis: orang-orang yang sering dapat menjelaskan secara rinci peristiwa-peristiwa yang tidak pernah terjadi. Mereka merasa tidak perlu menonton TV karena merasa telah menonton acara TV tersebut sebelumnya (padahal belum), dan mereka bahkan merasa tidak perlu pergi ke dokter untuk mengobati ‘penyakit’nya karena mereka merasa sudah pergi ke dokter dan dapat menceritakan hal-hal rinci selama kunjungannya! Alih-alih kesalahan persepsi atau delusi, para peneliti mulai melihat sebab musabab deja vu ke dalam otak dan ingatan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini, sebuah eksperimen pada tikus mungkin dapat memberi pencerahan baru mengenai asal-usul deja vu yang sebenarnya. Susumu Tonegawa, seorang neuroscientist MIT, membiakkan sejumlah tikus yang tidak memiliki dentate gyrus, sebuah bagian kecil dari hippocampus, yang berfungsi normal. Bagian ini sebelumnya diketahui terkait dengan ingatan episodik, yaitu ingatan mengenai pengalaman pribadi kita. Ketika menjumpai sebuah situasi, dentate gyrus akan mencatat tanda-tanda visual, audio, bau, waktu, dan tanda-tanda lainnya dari panca indra untuk dicocokkan dengan ingatan episodik kita. Jika tidak ada yang cocok, situasi ini akan ‘didaftarkan’ sebagai pengalaman baru dan dicatat untuk pembandingan di masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tonegawa, tikus normal mempunyai kemampuan yang sama seperti manusia dalam mencocokkan persamaan dan perbedaan antara beberapa situasi. Namun, seperti yang telah diduga, tikus-tikus yang dentate gyrus-nya tidak berfungsi normal kemudian mengalami kesulitan dalam membedakan dua situasi yang serupa tapi tak sama. Hal ini, tambahnya, dapat menjelaskan mengapa pengalaman akan deja vu meningkat seiring bertambahnya usia atau munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti Alzheimer: kehilangan atau rusaknya sel-sel pada dentate gyrus akibat kedua hal tersebut membuat kita sulit menentukan apakah sesuatu ‘baru’ atau ‘lama’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Menciptakan ‘Deja Vu’ dalam Laboratorium&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal yang menyulitkan para peneliti dalam mengungkap misteri deja vu adalah kemunculan alamiahnya yang spontan dan tidak dapat diperkirakan. Seorang peneliti tidak dapat begitu saja meminta partisipan untuk datang dan ‘menyuruh’ mereka mengalami deja vu dalam kondisi lab yang steril. Deja vu pada umumnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari, di mana tidak mungkin bagi peneliti untuk terus-menerus menghubungkan partisipan dengan alat pemindai otak yang besar dan berat. Selain itu, jarangnya deja vu terjadi membuat mengikuti partisipan kemana-mana setiap saat bukanlah hal yang efisien dan efektif untuk dilakukan. Namun beberapa peneliti telah berhasil mensimulasikan keadaan yang mirip deja vu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dilaporkan LiveScience, Kenneth Peller dari Northwestern University menemukan cara yang sederhana untuk membuat seseorang memiliki ‘ingatan palsu’. Para partisipan diperlihatkan sebuah gambar, namun mereka diminta untuk membayangkan sebuah gambar yang lain sama sekali dalam benak mereka. Setelah dilakukan beberapa kali, para partisipan ini kemudian diminta untuk memilih apakah suatu gambar tertentu benar-benar mereka lihat atau hanya dibayangkan. Ternyata gambar-gambar yang hanya dibayangkan partisipan seringkali diklaim benar-benar mereka lihat. Karena itu, deja vu mungkin terjadi ketika secara kebetulan sebuah peristiwa yang dialami seseorang serupa atau mirip dengan gambaran yang pernah dibayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LiveScience juga melaporkan percobaan Akira O’Connor dan Chris Moulin dari University of Leeds dalam menciptakan sensasi deja vu melalui hipnosis. Para partisipan pertama-tama diminta untuk mengingat sederetan daftar kata-kata. Kemudian mereka dihipnotis agar mereka ‘melupakan’ kata-kata tersebut. Ketika para partisipan ini ditunjukkan daftar kata-kata yang sama, setengah dari mereka melaporkan adanya sensasi yang serupa seperti dejavu, sementara separuhnya lagi sangat yakin bahwa yang mereka alami adalah benar-benar deja vu. Menurut mereka hal ini terjadi karena area otak yang terkait dengan familiaritas diganggu kerjanya oleh hipnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt; &lt;span style="color:#3366ff;"&gt;dejavu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, itu adalah anugerah &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-1623742370192784385?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/1623742370192784385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=1623742370192784385' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/1623742370192784385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/1623742370192784385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2008/10/whats-dejavu.html' title='what&apos;s dejavu..?'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1457731555117732000.post-4638397296518391711</id><published>2008-10-26T08:28:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T12:24:37.678-08:00</updated><title type='text'>100 Bahasa Cinta</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gw mulai awal blog gw dengan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;cinta&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. OLeh karena itu, saya hanya ingin berbagi 100 bahasa &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;cinta&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; kapada lo. Karena hanya dengan &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;cinta&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; kita bisa berada di dunia ini, hanya dengan &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;cinta&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; kita bisa hidup, dan karena &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;cinta&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; lo baca blog gw ini. Dikala &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;cinta&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; tak bisa lagi diungkapkan dengan tindakan dan tingkah laku, maka nyatakan &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;cinta&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;mu dengan kata-kata...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Afrika - Ek het jou lief   |||   Albania - Te dua&lt;br /&gt;Arab - Ana behibak (kepada pria)   |||   Arab - Ana behibek (kepada wanita )&lt;br /&gt;Armenia - Yes kez sirumen&lt;br /&gt;Bahasa Tanda Tulis - ,\,,/ (berdasarkan posisi jari ketika menulis 'I Love You')&lt;br /&gt;Bambara - M'bi Fe&lt;br /&gt;Bengali - Ami tomake bhalobashi (dibaca: Amee toe-ma-kee bhalo-bashee)&lt;br /&gt;Belanda - Ik hou van jou   |||   Belarusia - Ya tabe kahayu&lt;br /&gt;Bisaya - Nahigugma ako kanimo   |||   Bulgaria - Obicham Te&lt;br /&gt;Cina Canton - Ngo oiy Ney a   |||   Cina Mandarin - Wo ai ni&lt;br /&gt;Catalan - T'estimo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Cherokee - Tsi Ge yu i&lt;br /&gt;Cheyenne - Ne mohotatse&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Chichewa – Ndimakukonda&lt;br /&gt;Corsica - Ti tengu caru (to male)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Creol - Mi aime jou&lt;br /&gt;Ceko - Miluji Te&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Denmark - Jeg Elsker Dig&lt;br /&gt;Elvish (Bahasa Elf) - Amin mela lle (dari film The Lord of The Rings, oleh J.R.R. Tolkien)&lt;br /&gt;Esperanto - Mi amas vin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Estonia - Ma armastan Sind&lt;br /&gt;Ethiopian - Afgreki&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Faroese - Eg elski teg&lt;br /&gt;Farsi - Doset daram&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Filipina - Mahal kita&lt;br /&gt;Finnish - Mina rakastan sinua&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Frisian - Ik hâld fan dy&lt;br /&gt;Gaelic - Ta gra agam ort&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Georgia – Mikvarhar&lt;br /&gt;Greek - S'agapo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Gujarati - Hoo thunay prem karoo choo&lt;br /&gt;Hiligaynon - Palangga ko ikaw&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hawaii - Aloha Au Ia`oe&lt;br /&gt;Hebrew - "Ani ohev otcha" (kepada pria dikatakan oleh pria), "Ohevet&lt;br /&gt;ot'cha" (kepada pria dikatakan oleh wanita )&lt;br /&gt;Hebrew - "Ani ohev otach" (kepada wanita dikatakan oleh pria), "Ohevet&lt;br /&gt;Otach" (kepada wanita dikatakan oleh wanita )&lt;br /&gt;Hiligaynon - Guina higugma ko ikaw&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;India - Hum Tumhe Pyar Karte hae&lt;br /&gt;Inggris - I love you&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hmong - Kuv hlub koj&lt;br /&gt;Hopi - Nu' umi unangwa'ta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Hungaria - Szeretlek&lt;br /&gt;Icelandia - Eg elska tig&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ilonggo - Palangga ko ikaw&lt;br /&gt;Indonesia - Aku cinta kamu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Inuit – Negligevapse&lt;br /&gt;Irish - Taim i' ngra leat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Italia - Ti amo&lt;br /&gt;Jepang - Aishiteru atau anata ga daisuki desu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jerman - Ich liebe dich&lt;br /&gt;Jerman-Swiss - Ich lieb Di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kamboja - Soro lahn nhee ah&lt;br /&gt;Kannada - Naanu ninna preetisuttene&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kapampangan - Kaluguran daka&lt;br /&gt;Kiswahili - Nakupenda&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Konkani - Tu magel moga cho&lt;br /&gt;Korean - Sarang Heyo atau Nanun tangshinul sarang hamnida&lt;br /&gt;Kroasia - Volim Te&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Latin - Te amo&lt;br /&gt;Latvia - Es tevi miilu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Libanon - Bahibak&lt;br /&gt;Lithuania - Tave myliu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Luxembourg - Ech hun dech gäer&lt;br /&gt;Macedonia - Te Sakam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Malaysia - Saya cintakan mu atau Aku cinta padamu&lt;br /&gt;Malayalam - Njan Ninne Premikunnu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Maltese - Inhobbok&lt;br /&gt;Marathi - Me tula prem karto&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mohawk (Suku Indian) – Kanbhik&lt;br /&gt;Maroko - Ana moajaba bik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nahuatl - Ni mits neki&lt;br /&gt;Navaho - Ayor anosh'ni&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Norwegia - Jeg Elsker Deg&lt;br /&gt;Pandaca - Syota na kita!!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pangasinan - Inaru Taka&lt;br /&gt;Papiamento - Mi ta stimabo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Persia - Doo-set daaram&lt;br /&gt;Pig Latin - Iay ovlay ouyay&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Polandia - Kocham Ciebie&lt;br /&gt;Portugis - Eu te amo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Prancis - Je t'aime, Je t'adore&lt;br /&gt;Rumania - Te iubesc&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Russia - Ya tebya liubliu&lt;br /&gt;Scot Gaelic - Tha gra\dh agam ort&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Serbia - Volim te&lt;br /&gt;Setswana - Ke a go rata&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sindhi - Maa tokhe pyar kendo ahyan&lt;br /&gt;Sioux – Techihhila&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Slovak - Lu`bim ta&lt;br /&gt;Slovenian - Ljubim te&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Spanyol - Te quiero atau Te amo&lt;br /&gt;Swahili - Ninapenda wewe&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Swedia - Jag alskar dig&lt;br /&gt;Suriname - Mi lobi joe&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tagalog - Mahal kita&lt;br /&gt;Taiwan - Wa ga ei li&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tahitian - Ua Here Vau Ia Oe&lt;br /&gt;Tamil - Nan unnai kathalikaraen&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Telugu - Nenu ninnu premistunnanu&lt;br /&gt;Thailan - Chan rak khun (kepada pria)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Thailan - Phom rak khun (kepada wanita )&lt;br /&gt;Thailan (informal) - Rak te&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Turki - Seni Seviyorum&lt;br /&gt;Ukrainia - Ya tebe kahayu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Urdu - mai aap say pyaar karta hoo&lt;br /&gt;Vietnam - Anh ye^u em (kepada wanita )&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Vietnam - Em ye^u anh (kepada pria)&lt;br /&gt;Welsh - 'Rwy'n dy garu di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   |||   &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yiddish - Ikh hob dikh&lt;br /&gt;Yoruba - Mo ni fe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;keseharian anda tak pernah ada yang sama persis, maka ketika anda merasa &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;dejavu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;, itu adalah anugerah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; yang diberikan untuk anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1457731555117732000-4638397296518391711?l=dejavu-everything.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/feeds/4638397296518391711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1457731555117732000&amp;postID=4638397296518391711' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/4638397296518391711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1457731555117732000/posts/default/4638397296518391711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dejavu-everything.blogspot.com/2008/10/100-bahasa-cinta.html' title='100 Bahasa Cinta'/><author><name>dejavu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11303300910863278466</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='19' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_ZJQDl2pwnmo/SQf_XYtYtdI/AAAAAAAAABI/m4uzKCGfdRU/S220/adhy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
